Sumber Sejarah Karya-Karya Sastra Pada Masa Kerajaan Kediri atau Kerajaan Penjalu

Kerajaan kediri merupakan Kerajaan Penjalu yang merupakan kerajaan hasil dari pembagian Raja Airlangga yang telah membagi kerajaannya menjadi 2 bagian yaitu kerajaan Jenggala dan Kerajaan Penjalu. Kerajaan kediri daerahnya meliputi Kediri, Madiun dan Ibukotanya Daha. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga menyebabkan peperangan.

Sumber Sejarah Kerajaan Kediri

Pada awalnya erang saudara tersebut, dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Penjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Selain dengan ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab sastra.

Raja-Raja yang Memerintah di Kerajaan Majapahit dari Berdirinya hingga Keruntuhannya

1. Raden Wijaya (1293-1309)
Berdirinya kerajaan Majapahit adalah usaha dan perjuangan Raden Wijaya dibantu oleh pengikutnya. Ia mampu memanfaakan kedatangan tentara Cina Mongol (Kubilai Khan) yang datang ke pulau Jawa untuk menghukum Kertanegara. Kedatang Kubilai Khan dimanfaatkan untuk menyerang Jayakatwang di Kediri, sehingga kekalahan Kertanegara dapat terbalaskan karena Jayakatwang akhirnya meninggal di Ujung Galuh.
Setelah berhasil mengalahkan pasukan Kubilai Khan, maka pada tahun 1293 Raden Wijaya dinobatkan menjadi raja pertama Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang kuat, maka Raden Wijaya melakukan berbagai tindakan yaitu seperti membangun Majapahit sebagai pusat pemerintahan, mengawini keempat putri Kertangera yaitu Dewi Tribuwaneswari (Parameswari) dll.

Contoh Proposal Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian (INDUSTRI DI PEDESAAN: TRANSFORMASI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA BERDIRINYA PT ECO SMART GARMENT INDONESIA DI KECAMATAN KLEGO KABUPATEN BOYOLALI)

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Masyarakat desa sebagai bagian terbesar dari masyarakat Indonesia, di sini, memang mendapatkan perhatian yang cukup besar dari pemerintah kita.Dalam kaitan masa pembangunan ini, daerah pedesaan (termasuk masyarakatnya) dijadikan sasaran dan obyek sekaligus subyek pembangunan. Lewat pembangunan ini diharapkan tidak terjadi kesenjangan antara desa dan kota.

Raja-Raja yang Terkenal dari Kerajaan Kediri

1. Raja Kameswara memerintah tahun (1115-1130 M) mempergunakan lancana Cndrakapala yaitu tengkorak yang bertaring, pada masa pemerintahannya banyak dihasilkan karya-karya sastra, bahkan kiasan hidupnya dikenal dalam Cerita Panji.
 
2. Raja Jayabaya memerintah pada tahun 1130-1160 M) mempergunakan lancana Narasingha yaitu setengah manusia setengah singa, pada masa pemerintahannya Kediri mencapai puncak kebesarannya dan juga banyak dihasilkan karya sastra terutama ramalan yang berjudull Ramalan Jangka Jayabaya, yang berisi tentang ramalan masa depan Indonesia, antara lain ramalan akan datangnya Ratu Adil.

Sumber Sejarah Sejarah Kerajaan Sriwijaya Serta Kehidupan Politik dan Ekonomi Sriwijaya

Sriwijaya adalah merupakan salah satu kerajaan maritim terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara pada waktu itu (abad ke 7-15 M).

 

Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya

 

1. Sumber-Sumber Dari Dalam Negeri

Sumber dari dalam negeri berupa Prasasti yang berjumlah 6 buah yang menggunakan bahasa Melayu Kuno dan huruf Pallawa, serta telah menggunakan angka tahun Saka.

 

a. Prasasti Kedukan Bukit di temukan di Kedukan Bukit, di tepi sungai Talang dekat Palembang berangka tahun 605 Syaka atau 683 M. Isi dari Prasasti ini menceritakan tentang perjalanan suci/sidayata yang dilakukan Dapunta Hyang, berangkat dari Muaratamwan dengan membawa tentara sebanyak 20.000 orang, dan dari perjalanannya itu berhasil menaklukkan beberapa daerah.

 

b. Prasasti Talang Tuo ditemukan di sebelah barat kota Palembang berangka tahun 606 Syaka/684M. Prasasti ini berisi tentang pembuatan Taman Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk dan terdapat doa-doa yang bersifat Budha Mahayana.

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sumber Sejarah Aspek Sosial Budaya dan Politik

Bukti-bukti adanya kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber sejarah yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah Prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor, satu di Jakarta, satu di Lebak Banten, satu di Pasir Awi.

Sumber Sejarah Dari Dalam Negari

a. Prasasti Ciaruteun atau Prasasti Ciampea
Prasasti ini ditemukan ditepi sungai Ciaruteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor Prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris syair.
v Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas derah tersebut.
v Di India, cap telapak kaki melambangkan kekuasaan sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini menegaskan kedudukan Purnawarma yang diibaratkan sebagai dewa.

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno (Mataram Hindu-Budha)

Sejarah Mataram Kunoatau disebut juga dengan Bhumi Mataram pada awalnya terletak di Jawa Tengah. Daerah Mataram di kelilingi oleh banyak pegunungan dan di tengahnya banyak mengalir sungai besar diantaranya sungai Progo, Bogowonto, Elo, dan Bengawan Solo. Keadaan tanahnya subur sehingga oertumbuhan penduduknya cukup pesat.
 
Sumber Sejarah Kerajaan Mataram Kuno
 
1. Sumber-Sumber Berupa Prasasti
Prasasti yang menjelaskan tentang keberadaan Kerajaan Mataram Kuno yaitu antara lain:
a. Prasasti Canggal ditemukan di halam Candi Gunung Wukir di desa Canggal berangka tahun 654 Syaka dalam bentuk Candrasangkala atau 732M, berhuruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Dalam prasasti ini berisi tentang menceritakan tentang pendirian Lingga (Lambang Syiwa) di desa Kunjarakunja oleh Raja Sanjaya. Selain itu juga menceritakan bahwa yang menjadi raja mula-mula Sanna kemudian digantikan oleh Sanjaya anak Sannaha (Saudara perempuan Sanna).
b. Prasasti Kalasan, ditemukan di desa Kalasan Yogyakarta berangka tahun 778M, ditulis dalam huruf Pranagari (India utara) dan bahasa Sansekerta. Dalam isi prasasti ini menceritakan tentang pendirian bangunan Suci untuk dewi Tara dan biara untuk pendeta oleh Raja Pangkaran atas permintaan keluarga Syailendra dan Panangkaran. Selain itu juga menceritakan bahwa raja juuga menhadiahkan desa Kalasan untuk para sanggha (umat Budha).
c. Prasasti Mantyasih ditemukan di Mantyasih Kedu, Jateng berangka tahun 907 M yang menggunakan bahasa Jawa Kuno. prasasti ini berisis tentang raja-raja mataram. Untuk itu prasasti Mantyasih ini disebut juga dengan Prasasti Balitung.
d. Prasasti Klurak ditemukan di desa Prambanan berangka tahun 782 M ditulis dengan huruf Pranagari dan bahasa Sansekerta. Yang berisi menceritakan pembuatan arca Manjusri oleh raja Indra yang bergelar Sri Sanggramadananjaya.